Jan
2
Kita sebagai orang awam konstruksi seringkali masih bingung mengenai bagaimana cara menghitung biaya renovasi rumah. Sebenarnya, gampang sekali menghitung berapa biaya yang diperlukan untuk merenovasi rumah kita. Biaya untuk merenovasi rumah ini kemudian selanjutnya akan kita sebut sebagai RAB, yang merupakan singkatan dari Rencana Anggaran Biaya.
Berikut akan saya sampaikan beberapa tips mengenai cara untuk menghitung sendiri biaya renovasi bangunan. Komponen-komponen biaya renovasi rumah yaitu sebagai berikut:
1. biaya bongkar-pasang. Biaya bongkar pasang ini meliputi biaya tenaga, serta biaya material yang diperlukan untuk mengganti dan atau menambal bongkaran yang sengaja dirusak sebelumnya.
2. biaya konstruksi: biaya konstruksi ini meliputi biaya penggunaan tenaga tukang dan material, serta biaya sewa penggunaan alat-alat pendukung konstruksi. Alat-alat pendukung konstruksi antara lain berwujud scaffolding atau perancah atau steger, terbuat dari bambu, kayu bekas ataupun bisa juga berbentuk rangkaian besi, traktor penguruk/pembongkar yang disebut backhoe (bahasa kerennya, bego), mesin perata tanah (baby roller, stamper dan stampwals, dll) Semakin besar nilai sebuah proyek konstruksi, biasanya semakin rumit pula alat-alat pendukung konstruksi ini.
Jumlahkan seluruh komponen biaya RAB pada no 1 dan 2. Hasil dari penjumlahan ini disebut SUB TOTAL 1, bahasa teknisnya adalah bowsome
1 + 2 = SUB TOTAL 1
3. biaya jasa kontraktor atau jasa konstruksi, besarnya adalah 10% dari sub total 1 atau bowsome diatas.
Jumlahkan SUB TOTAL 1 (bowsome) dan komponen 3. Hasil dari penjumlahan ini disebut SUB TOTAL 2, bahasa teknisnya adalah anemingsome.
SUB TOTAL 1 + 3 = SUBTOTAL 2
4. biaya PPn dan PPH, besarnya 1,5 % dari sub total 2 atau anemingsome diatas.
Jumlahkan SUB TOTAL 2 (anemingsome) diatas dengan biaya PPn dan PPH. Hasil akhirnya disebut sebagai RAB TOTAL, atau aansome.
[PPN+PPh] + SUB TOTAL 2 = TOTAL
Nah, Aansome ini lah yang disebut sebagai harga penawaran yang di ajukan oleh kontraktor anda. Mudah bukan?
Contoh-contoh RAB untuk berbagai ruang usaha selengkapnya dapat anda temukan di buku “ Interior Ruang Usaha “, yang bisa dibeli di kotabuku.com. Untuk contoh file excel RAB renovasinya bisa di download disini
Comments
4 Responses to “Tips Menghitung Biaya Renovasi Rumah”
Leave a Reply
Selamat siang,
Kira-2 dengan tingkat inflasi sekarang ini biaya untuk renovasi rumah 1 lantai menjadi 2 lantai (semua sudah pakai pondasi cakar ayam) berapa per m2?
Hi,
wah saya ketolong banget dgn adanya website ar-chi-tect, karena nambah ilmu.
saya berencana ingin renovasi rumah saya dgn menambah lantai. 50% dari bangunan yg ada diatas kamar yg sekarang dan ruang tamu.
pertanyaannya apakah tiang konstruksi beton perlu diperkuat? bagaimana caranya?
thanks
and regards
eko
buat pak Toni: biaya untuk renovasi rumah 1 lantai menjadi 2 lantai (semua sudah pakai pondasi cakar ayam) saat ini per m2 memang bervariasi, dan tergantung pada material dan harga pasaran setempat. Saya ambil contoh di semarang saat ini, harga berkisar antara 2-3jt rupiah per m2 untuk renovasinya.
buat pak Eko Yudhanto: apakah tiang konstruksi beton perlu diperkuat? bagaimana caranya? Jawabannya ya perlu pak, untuk kekuatan struktur. Biasa menggunakan sistem suntik, atau menambah pondasi yang sudah ada. karena biasanya rumah tipe standar dari developer adalah bangunan yang diperuntukkan hanya untuk 1 lantai, terkecuali pada tipe-tipe khusus (yang memang sudah dijual dua lantai).
Selamat sore,
Saya memiliki rumah type 36/72 dengan sisa tanah kosong di bagin belakang seluas 9 m2(3 x 3 m). Saya bermaksud menambah ruangan dengan dak beton di halaman belakang rumah saya tersebut dengan dinding bata merah. Bagian atas akan digunakan sebagai tempat menjemur pakaian dan tanki air 500 liter, sedangkan bagian bawahnya akan digunakan sebagai dapur. Kira2 berapa biaya untuk membuat ruangan tersebut, termasuk membuat pondasi cakar ayam dan memberi keramik pada lantai dapur tersebut.
terimakasih.